Oya Godong maksudnya..
Pagi itu fanfan terbangun pukul 3:00 dini hari, yg seharusnya langsung bangkit, berwudhu dan sholat, tapi malah kembali tertidur. mungkin karena iman yg belum canggih..u_u. Apalagi kalau baru2 saja menyaksikan film horor macam sadako, juon atau shutter.. hati jadi segan untuk melangkah dalam gelap dan sunyi, masih tercitra dalam benak rupa2 aneh tidak menyenangkan.. “KkYaAAAAAAAAA…XO!! TETTAAAAAAN!! @##$^#X”
fanfan baru berhasil bangkit menghancurkan belenggu2 tersebut pukul 4:00. Kemudian fanfan memandangi meja makan “hendak sahur apa pagi ini? Lauk apa kan disendok?” Alhamdulillah fanfan tergolong mahluk yang tidak susah dalam urusan sahur. hiperbolanya “Sendal jepit disaosin, juga diembat!” ya, kadang fanfan menyantap nasi dingin dengan lauk dingin dari kulkas, kadang sempat membuat ceplok telor aswad sosis keju nasi. Pokoknya apa saja yang ada dikulkas dimanfaatkan. Kalau sedang naas karena waktu yang sudah sangat mespet, fanfan hanya sahur dengan segelas air putih..i_i. “semogaa.. segera dikaruniai istri yg senantiasa sudi memasak atau mengahangatkan makanan tuk sahur..u_u. amin” do’a singkat fanfan dalam hati.
Nah, pagi itu fanfan hendak mencoba menu baru “Hai! Oya Godong!” fanfan cukup yakin bisa membuat menu ini, karena sebelumnya pernah melihat cara pembuatannya disalah satu program TV “sederhana banget!” nasi yang baru matang, sedang panas2nya, ditaruh dimangkok terus dimasukan telor ayam mentah, diaduk-aduk, diamkan sebentar terus dimakan! “nekat tapi omoshiroi“. Tapi fanfan tdak cukup tega untuk melahap telor sepersepuluh matang seperti itu, karena amis ampun2an dan beresiko jadi suspect fyu buyung alias H5N1. hingga diputuskan untuk diggory (digoreng mksdny).
fanfan mulai memainkan sendok dan mangkoknya, petama2 1 butir telor dimasukan kedalam mangkok (dipecahin dulu mankoknya :p) terus diaduk2 sedikit, kemudian bongkahan2 nasi dimasukan, diaduk2 lagi, setelah nasi diliputi oleh telor langsung diggory dengan sedikit mentega, bubuhi sedikit garam, dibolak balik sesekali, seperti membuat dadar. Dan “JreeenK!” jadilah oya godong, walaupun fanfan tidak yakin apakah mirip dengan oya godong yang di Jepang?!? … “Gawat!” pas piring oya godong mendarat dimeja makan pas! adzan subuh berkumandang, “jangan panik” dalam hadist dikatakan “sampai jelas benang putih..” … “Hah??” yaa gitu deh. dengan segera fanfan memotong dan melahap nasi telor yang masih mengepul tersebut! hmmm~ Alhamdulillah lumayan nikmat rasanya.. wangi mentega, gurih, garing nasi yang agak mengeras karena panas, namun didalamnya disambut dengan tekstur lembut dan pulen..n_n. Nyam Nyam, fan fan melahapnya sambil sesekali membubuhi saos tomat “Crot!”
Syukurlah ketika adzan selesai fanfan telah menuntaskan santap sahur lengkap dengan segelas air putih dingin dan sebutir vitamin C “Gluk..gluk..gluk.. ahh.. Alhamdulillah..” kemudian fanfan bergegas tuk sholat subuh sambil berbisik dalam hati, semoga sahurnya mendatangkan barokah dan semoga puasanya berbalas kebaikan dari Allah SWT. kebaikan yang banyak, kebaikan di dunia dan kebaikan di Akhirat kelak… Amin.

1 Comment
Comments feed for this article
October 23rd, 2008 at 10:04 pm
lina
hua ha ha omoshiroi!1